Rata-Rata Nilai UTBK UPN Yogyakarta Lolos SNBT 2024

Halo teman-teman calon mahasiswa! Pada kesempatan kali ini admin akan membahas tentang rata-rata nilai UTBK Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta di universitas tersebut. UPN Yogyakarta adalah salah satu universitas terkemuka di Indonesia yang memiliki sejarah panjang dan reputasi yang baik.

SNBT adalah metode seleksi yang digunakan oleh UPN Yogyakarta untuk menerima calon mahasiswa baru. Dalam artikel ini, admin akan membawa teman-teman menganalisis nilai rata-rata UTBK untuk menjadi patokan bagi kalian yang ingin mendaftar ke universitas ini.

Sejarah Singkat Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Pada 2 Oktober 1958, langkah awal menuju pendidikan tinggi berkualitas di Indonesia dilakukan dengan berdirinya Akademi Pembangunan Nasional (APN) “Veteran” di Yogyakarta. Inisiatif tersebut merupakan hasil dari semangat pejuang kemerdekaan Republik Indonesia, diresmikan melalui Surat Keputusan Mentri Urusan Veteran nomor: 139/Kpts/1965.

Seiring dengan perkembangan zaman, APN Veteran mengalami transformasi signifikan. Pada 30 Juli 1965, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Urusan Veteran dan Demobilisasi nomor: 140/Kpts/1965, lembaga ini berubah nama menjadi Perguruan Tinggi Pembangunan Nasional (PTPN). Proses ini menandai langkah besar dalam memberikan kontribusi pendidikan tinggi untuk pembangunan Indonesia.

Pada tahun 1965, terjadi integrasi PTPN Veteran dengan beberapa Perguruan Tinggi di luar Yogyakarta. Universitas Veteran Nasional Surakarta menjadi PTPN Veteran cabang Surakarta, sementara Akademi Perusahaan Veteran Surabaya menjadi cabang Surabaya.

Di Jakarta, Akademi Tekstil, Akademi Bank, dan Akademi Tatalaksana Pelayaran Niaga “Jos Soedarso” dari Lembaga Pendidikan Kader Pembangunan (LPKP) bergabung menjadi PTPN Veteran cabang Jakarta pada tahun 1967.

Perkembangan selanjutnya terjadi di Surakarta, di mana PTPN Veteran Surakarta mengalami perubahan. Fakultas Geografi dihapuskan pada tahun 1973, menyisakan Fakultas Kedokteran. Pada tahun 1975, Fakultas Kedokteran Surakarta bergabung dengan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Sementara itu, cabang Jakarta, yang awalnya menaungi Akademi Tekstil, Bank, dan Tatalaksana Pelayaran Niaga Jos Soedarso, melalui SK Menteri Urusan Veteran dan Demobilisasi nomor: 09/Kpts/Menvet/1967, berkembang menjadi PTPN Veteran cabang Jakarta.

Melalui Surat Keputusan Menhankam/Pangab nomor: Skep/1555/XI/1977 tanggal 5 November 1977, PTPN Veteran mengubah namanya menjadi Universitas Pembangunan Nasional Veteran. Langkah ini menggambarkan komitmen institusi dalam mengembangkan pendidikan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan nasional.

Pada tanggal 1 April 1995, UPN Veteran mengalami perubahan signifikan dalam statusnya. Melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Pertahanan Keamanan nomor: 0307/0/1994, Kep/10/XI/1994 tanggal 29 November 1994, UPN Veteran beralih dari status kedinasan menjadi Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Yayasan Kejuangan Panglima Besar Sudirman (YKPBS) menjadi lembaga pembina yang bertanggung jawab, menggantikan Departemen Hankam.

Pada 6 Oktober 2014, Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Yogyakarta kembali bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Perubahan ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia ke-6, Bapak Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono di Surabaya.

Apa itu UTBK dan SNBT?

UTBK adalah ujian tulis yang dilakukan secara berbasis komputer dan merupakan salah satu metode seleksi yang digunakan oleh UPN Yogyakarta. Ujian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan calon mahasiswa dalam bidang Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

SNBT, di sisi lain, adalah seleksi nasional yang dilakukan berdasarkan tes yang mencakup berbagai aspek seperti kemampuan akademik, kepribadian, dan minat bakat. SNBT juga mencakup tes tertulis dan wawancara.

Perbedaan utama antara UTBK dan SNBT terletak pada metode pelaksanaannya. UTBK dilakukan secara online dengan menggunakan komputer, sedangkan SNBT melibatkan tes tertulis dan wawancara yang dilakukan secara langsung. Selain itu, UTBK lebih fokus pada kemampuan akademik calon mahasiswa, sedangkan SNBT mencakup aspek kepribadian dan minat bakat.

Nilai UTBK SNBT UPN Yogyakarta Kelompok Saintek

NOPRODINilai UTBK
1TEKNIK GEOLOGI642
2TEKNIK PERTAMBANGAN673
3TEKNIK PERMINYAKAN663
4TEKNIK LINGKUNGAN640
5TEKNIK GEOFISIKA604
6TEKNIK KIMIA618
7TEKNIK INDUSTRI647
8TEKNIK INFORMATIKA676
9AGROTEKNOLOGI668
10AGRIBISNIS643
11METALURGI587
12ILMU TANAH618
13SISTEM INFORMASI629
14TEKNIK GEOMATIKA585

Nilai UTBK SNBT UPN Yogyakarta Kelompok Soshum

NOPRODINilai UTBK
1MANAJEMEN674
2AKUNTANSI632
3EKONOMI PEMBANGUNAN605
4ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL613
5ILMU ADMINISTRASI BISNIS660
6ILMU KOMUNIKASI666
7HUBUNGAN MASYARAKAT602

Penutup

UPN Yogyakarta adalah universitas terkemuka dengan sejarah panjang dan reputasi yang baik. UTBK dan SNBT adalah metode seleksi yang digunakan oleh UPN Yogyakarta untuk menerima calon mahasiswa baru.

Bagi teman-teman yang ingin masuk ke UPN Yogyakarta melalui SNBT, disarankan untuk mempersiapkan diri dengan baik dalam bidang akademik yang diuji serta mengeksplorasi minat dan bakat mereka. Dengan persiapan yang matang, peluang untuk diterima di UPN Yogyakarta akan semakin besar. Semoga kamu salah satu yang bisa lolos masuk ke UPN ya!